Pasar saham dalam negeri harus melewati banyak kerikil. Buruknya bursa saham di Wall Street dan sepinya perdagangan menjadi rintangan pada perdagangan saham hari ini.
Meski pergerakan pasar saham sangat fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir, namun pelaku pasar tetap melihat ada potensi IHSG naik hingga akhir tahun ini dan tetap bisa ke level 2.800.
Harga minyak mentah dunia yang sempat turun tajam, kembali menggelora dengan mencatat kenaikan hingga 3 dolar AS. Saham-saham di Wall Street kembali melorot.
Harga minyak akhirnya berbalik arah setelah terus menerus turun hingga di bawah US$ 120 per barel. Saham-saham di Wall Street pun langsung bergerak melemah mengakhiri rallynya.
Transaksi saham di ujung pekan ini diprediksi masih akan bergerak terbatas. IHSG diprediksi susah untuk melaju kencang karena investor akan wait and see menanti pengumuman kenaikan BBM.