Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei disebut telah meneruskan jabatannya kepada putranya karena kondisi kesehatan yang memburuk. Iran membantah.
Iran tidak akan menerima prasyarat dari pemerintahan Joe Biden soal program nuklirnya dan AS harus kembali ke kesepakatan 2015 sebelum pembicaraan dapat digelar