Sepertinya tidak ada yang salah dengan perusahaan teknologi ini. Jumlah pelanggannya terus bertambah di seluruh dunia. Namun ternyata utangnya menggunung.
LeEco tengah berupaya bangkit dari kebangkrutan yang menderanya. Malang, dia masih harus menghadapi tuntutan dari produsen TV yang batal diakuisisinya.
Nasib LeEco, perusahaan teknologi asal China yang semula sangat agresif, kian mengenaskan. Aset pribadi co-founder LeEco Jia Yueting dibekukan oleh pengadilan.
Layanan streaming Netflix tinggal selangkah lagi untuk bisa masuk ke China, dengan adanya kesepakatan dengan layanan video streaming setempat bernama iQiyi.