Kalau sedang sial maka sinyal HP akan ditangkap oleh BTS luar kota yang mengakibatkan akan terkena tarif interlokal yang lebih mahal. Ini sih namanya gambling alias judi.
Apakah opini ini bisa menjadi masukan. Saya persilakan pihak berwenang memanfaatkannya. Bagi saya sebagai pengguna jalan tidak penting siapa yang mengerjakannya. Yang penting bisa bermanfaat untuk orang banyak.
Tentu hal ini membuat kami bertanya-tanya. Mohon penjelasan dari pihak Indovision mengapa hal ini bisa terjadi. Apakah karena persaingan bisnis. Jika benar apakah cukup fair pelanggan yang jadi korbannya.
Di pagi hari, timer omprengan akan sibuk berteriak: Senen, Thamrin, Sudirman, berangkat! Tapi jika sore hari, timer ganti teriak: (Bekasi) Barat, (Ci) Manggis, (Ci) Bubur!