Pasca pendaftaran kandidat pasangan Capres-Cawapres, ruang publik masih disesaki dengan pernyataan-pernyataan yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik.
Yusril membandingkan pilihan kedua capres 2019, Prabowo dan Jokowi. Prabowo yang direkomendasikan memilih cawapres kalangan ulama justru tak memilih ulama.
Yusril Ihza Mahendra merasa Partai Gerindra, PKS, dan PAN tak bersimpati kepadanya. Partai pendukung pencapresan Prabowo itu dinilainya ingin PBB berakhir.
Yusril menyatakan Koalisi Keummatan hanyalah fatamorgana. Yusril juga menyebut Prabowo menyampaikan fitnah bahwa dirinya tak bisa dihubungi untuk biara koalisi.
KPU Kabupaten Tasikmalaya telah merampungkan proses verifikasi bakal calon legislatif dari 14 partai yang mendaftar. Sebanyak 13 orang tidak lolos verifikasi.