Melaksanakan puasa di Eropa menjadi cerita yang unik dan tantangan tersendiri. Selain karena bertepatan dengan musim panas, menjalankan ibadah puasa hingga Idul Fitri nanti tidak dengan keluarga merupakan sesuatu hal yang baru buat saya.
Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, asma, dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) memang bersifat kronis dan berkepanjangan. Meski demikian, di bulan Ramadan bukan berarti penyandang PTM tak bisa menjalani puasa dengan lancar kan?
Banyak tradisi yang dimiliki masyarakat Asir, Arab Saudi untuk menyambut Bulan Ramadan. Salah satunya adalah menyalakan api di atas gunung untuk menandakan mulainya bulan suci Ramadan.
Menjadi seorang muslim di negara non muslim tentu saja memiliki tantangan tersendiri. Apalagi saat harus menjalani puasa di benua Eropa. Begitu banyak tantangan datang menghadang dan semua itu harus bisa diterjang dengan semangat juang.
Meski baru berpuasa hari pertama di bulan Ramadan, presenter Farhan bersama keluarganya sudah mengidamkan panganan tertentu jelang berbuka nanti sore. Bukan kolak maupun takjil manis lainnya, tapi justru es timun serut.
Dua imam Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi akan menjadi imam salat isya sekaligus tarawih di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, mulai Sabtu (28/6/2014) malam.
Hari pertama puasa, cuaca di Jabodetabek di prediksi akan berawan hampir sepanjang hari. Meski demikian hujan intensitas ringan hingga sedang mungkin pula terjadi di sejumlah daerah.
Ramadan 1435 H ini akan terasa berbeda bagi masyarakat Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dua imam Madinah menjadi imam Salat Tarawih di Masjid Agung Sultan Sulaiman.