Vladimir Putin menunjuk Jenderal Jenderal Sergei Surovikin untuk memimpin serangan ke Ukraina. Sergei Surovikin merupakan jenderal yang terkenal brutal.
Ledakan terjadi di Jembatan Kerch di Crimea yang dicaplok Rusia. Pihak Rusia menuding Ukraina di balik ledakan itu dan membalas dengan hujan rudal ke Ukraina.
Sejumlah pejabat Eropa menyatakan Rusia tengah merasakan 'tekanan yang dipaksakan sendiri' untuk mencapai semacam kemenangan dalam operasi militer di Ukraina.