Ledakan terjadi di sepanjang garis pemisah Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel), melukai seorang perwira militer Korsel yang sedang berpatroli.
Korea Utara mengecam Korea Selatan atas latihan militer dengan AS, menilai Korsel bermuka dua. Hubungan kedua negara tetap tegang dan tanpa keinginan perbaikan.
Ju Ae, menuai sorotan karena untuk pertama kalinya mendampingi sang ayah dalam kunjungan ke luar negeri. Kehadiran Ju Ae pun memunculkan spekulasi baru.
Bripka Anugrah Tri Febriantara membuat beberapa aplikasi yang memudahkan kerja-kerja personel, salah satunya aplikasi data persenjataan aset Polda Sultra.
Korut menghapus sejumlah referensi mengenai reunifikasi dengan Korsel dalam konstitusi yang direvisinya, yang dinilai memperkuat otoritas nuklir Kim Jong Un.
Sistem pertahanan udara Iran diaktifkan untuk melawan drone dan pesawat kecil saat ketegangan meningkat dengan AS. Situasi kembali normal setelah 20 menit.