Sejak era reformasi, posisi Panglima TNI digilir secara merata kepada tiga angkatan. Dengan diajukannya nama KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai panglima, maka tradisi rotasi yang telah terjadi sejak 2002 ini hampir pasti berakhir.
TNI kembali melakukan penyegaran dengan melakukan rotasi terhadap 41 Perwira Tingginya. Salah satu Perwira Tinggi (Pati) yang dimutasi yakni Mayjen Winston Simanjuntak yang baru sekitar 4 bulan menjabat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan.
Markas Besar TNI kembali melakukan rotasi terhadap para perwira tinggi. Dari 42 pati, salah satunya terdapat Kolonel Infanteri Wuryanto yang dimutasi menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad).
Setelah beberapa bulan kosong, akhirnya jabatan Pangkostrad akan diisi. Pemangku jabatan ini adalah Mayjen TNI Burhanudin Amin. Mabes TNI juga melakukan mutasi dan promosi terhadap 15 perwira tinggi lainnya.
Pucuk pimpinan TNI AL akan segera berganti. KSAL Laksamana TNI Sumarjono akan diganti. Penggantinya Laksama Madya TNI Tedjo Edhi Purdjianto akan dilantik sebagai KSAL yang baru di Istana Negara, Selasa besok.
Mabes TNI kembali melakukan rotasi jabatan. Sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/66/ III/2008, ada 5 perwira tinggi (pati) yang dimutasi dan 4 pati mendapat promosi.