Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tunduk di tangan pasangan Jepang Arisa Igarashi/Chiharu Shida di 16 besar Hong Kong Open 2025.
Jafar Hidayatullah/Felisha A. N. Pasaribu lolos ke 16 besar Hong Kong Open 2025. Mereka memenangi 'perang saudara' melawan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Hong Kong menarik banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan upah tinggi. Namun, rendahnya pendidikan dan prosedur ilegal membuat PMI rentan masalah hukum.
Putri Kusuma Wardani meraih ranking terbaiknya sepanjang karier. Ia menembus peringkat tujuh dunia sekaligus menjadi tunggal putri nomor satu Indonesia.
Murid SMK Jawa Timur tampil di Centrestage ke-10 di Hong Kong, memamerkan karya busana yang menarik perhatian internasional dan meraih penjualan signifikan.