Menurut survei tersebut penurunan tertinggi terjadi di segmen harga rumah di bawah Rp 300 jutaan yang turun 62,5% jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya
Budianto menyebut ada kesalahan informasi soal pemerasan itu. Menurutnya, pelaku pemerasan bukan AKBP Andi Sinjaya, melainkan seorang markus yang catut namanya.
"Sudah selesai, sudah P21 tinggal menunggu tahap 2 menyerahkan tersangka, namun sudah berapa kali penyidik memanggil (tersangka) tidak datang," kata Bastoni.