Gedung Putih menegaskan AS tidak terlibat dalam serangkaian serangan yang melibatkan ledakan perangkat komunikasi secara massal di berbagai wilayah Lebanon.
Kecurigaan kembali mengarah pada Israel setelah ribuan perangkat walkie-talkie yang digunakan anggota Hizbullah di Lebanon meledak serentak pada Rabu (18/9).
Iran menuduh Israel melakukan "pembunuhan massal" setelah ribuan pager Hizbullah meledak hingga menewaskan sembilan orang dan melukai ribuan orang lainnya.
Maskapai Air France dan Lufthansa menunda penerbangan tujuan Beirut di Lebanon dan Tel Aviv di Israel, setelah insiden ledakan ribuan unit pager di Lebanon.