Dengan berleha-leha di bawah tempurung nasionalisme yang selalu mencurigai asing, kita akan semakin terlambat berlomba, apalagi memenangkan persaingan global.
Dia melanjutkan, sawit juga berkontribusi untuk pengurangan impor. Dia menjelaskan, Indonesia tiap tahun mengimpor energi dengan nilai Rp 300 triliun per tahun.
Petani sawit mengeluhkan jatuhnya harga tandan buah segar (TBS) sawit yang hanya sekitar Rp 120-150/kg, jauh dari harga normal yang berkisar Rp 600-700/kg.