Amerika Serikat selalu menganggap dirinya sebagai negara yang terhebat dan terbaik. Negara ini tampaknya tidak pernah bisa mengoreksi dan mengevaluasi diri.
Usai kematian Haniyeh, kondisi Palestina belum membaik. Israel masih mengancam, gencatan senjata belum juga terwujud. Bahkan, pemimpin keagamaan ditangkap.
Saat Israel terus menggempur Lebanon, otoritas Jerman mengevakuasi para staf diplomatik beserta keluarga dan beberapa warga dengan kondisi kesehatan buruk.
Trump mengatakan AS dapat mendukung serangan besar lainnya, terutama oleh Israel, terhadap Iran jika negara itu melanjutkan pengembangan rudal atau nuklir.