Pemilu 2014 masih setahun lagi, tapi rupanya keinginan Farhat Abbas untuk menjadi calon presiden 2014 tak main-main. Sebuah baliho besar bertuliskan 'Farhat Abbas Capres Muda' terpampang di Ciputat, Tangerang Selatan.
Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikunjungi Tan Hok Lian alias Anton Medan di gedung Balai Kota DKI siang tadi. Ahok menyangkal jika pertemuannya dengan Anton untuk membahas Farhat Abbas.
Farhat Abbas berharap kicauannya di Twitter yang berbau rasis terhadap Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tak berlanjut ke proses hukum. Dia telah melayangkan permintaan maafnya kepada Ahok, termasuk pada Anton Medan selaku pelapor.
Anton Medan menemui Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Anton datang untuk membicarakan kicauan Farhat Abbas di Twitter. Kepada Ahok, Anton mengatakan dirinya tak bisa memaafkan Farhat begitu saja.
Tan Hok Lian alias Anton Medan mengunjungi Wakil Gubernur DKI Ahok di Balai Kota DKI. Anton mengatakan bahwa pihaknya akan meneruskan tuntutan hukum terkait kicauan Farhat Abbas di Twitter, meski dia sudah minta maaf pada Ahok.
Kepolisian Daerah Metro Jaya berjanji akan mengusut laporan masyarakat mengenai pernyataan pengacara muda Farhat Abbas di media sosial twitter soal Wagub DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok, yang dinilai rasis.
Farhat Abbas sudah meminta maaf pada Wagub DKI Basuki T Purnama. Farhat pun berharap kasusnya yang dilaporkan ke polisi tak diusut. Dia ingin lewat maaf semuanya selesai.
Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) menilai kicauan Farhat Abbas di twitter yang rasis soal Wagub DKI, Basuki T Purnama (Ahok) dinilai mencederai hati WNI berketurunan Tionghoa. Farhat dituntut minta maaf.