Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto mengatakan dari target tersebut per 21 Agustus 2020 sudah ada lebih dari 13,5 juta data calon penerima yang masuk.
Dalam pemberian subsidi upah, BPJAMSOSTEK berperan sebagai mitra penyedia data. Sementara untuk pelaksanaan dan pencairannya akan dilakukan oleh pemerintah.