Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan COVID-19 mengubah stigma normal baru, menjadi masa depan baru. Manusia akan hidup berdampingan dengan COVID-19.
Berbeda dengan semut, manusia cenderung memikirkan kepentingan sendiri. Sikap itu menyulut banyak masalah, antara lain kemacetan yang merugikan manusia pula.
China menolak rencana WHO untuk melakukan penyelidikan baru terkait asal-usul COVID-19. Menurut mereka, data penyelidikan awal pada Januari lalu sudah cukup.
Probiotik melalui berbagai penelitian terbukti dapat menyeimbangkan komunitas mikrobiota di dalam tubuh dan telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.