Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil, mengatakan masalah lahan garam nganggur di NTT segera dibereskan agar bisa dipakai untuk produksi garam.
Di teluk Kupang, NTT terdapat 3.870 ha lahan nganggur yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk ladang garam. Namun lahan tersebut dikuasai pihak swasta.
Pemerintah jangan hanya berfokus pada data makro ekonomi, melainkan juga fokus mempehatikan masalah domestik, seperti pangan khususnya beras dan garam.
Semakin dikenal masyarakat, sebuah merek bisa memiliki nilai yang semakin tinggi. Bahkan nilai merek tersebut bisa mencapai ratusan triliun rupiah. Yuk tengok!