"Orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Alumni 212 tapi menjadi pendukung Jokowi mulai tampil agar bisa menurunkan elektabilitas Pak Prabowo," kata Andre.
PBB menganggap Prabowo merasa yang paling bisa dalam mengurus negara. "Jadi sangat takabur statement itu, merasa paling hebat seperti Megaloman," kata Sukmo.