Masih buramnya peta pencalonan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dari partai politik pengusung, membuat 'pusing' PKS. PKS akhirnya memilih mengulur pengumuman jago yang akan diusung hingga besok (19/3) sore.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menentukan calon gubenur (cagub) yang akan diusung di Pilkada DKI Jakarta pada Minggu (18/3) hari ini. Mereka percaya diri untuk mengusung cagub sendiri.
Sudah ada empat pasangan cagub-cawagub yang diperkirakan akan bertarung memperebutkan kursi DKI-1 dan DKI-2. Tiga pasang di antaranya berkombinasi sipil-militer atau militer-sipil. Kombinasi ini dinilai tidak lagi relevan untuk konteks DKI Jakarta.
PKS tak kecil hati saat diputus 'cinta' oleh Fauzi Bowo. PKS kini lebih percaya diri untuk mengusung jagoannya menghadapi Pilkada DKI. Siapa orangnya? PKS masih menggodok nama-namanya.
Akhirnya terjawab, Adang Ruchiatna yang menemani Fauzi Bowo untuk bertarung di Pilkada DKI. Bukan Triwisaksana atau Bang Sani, kader PKS. Kecewakah PKS?
Pasangan Fauzi Bowo-Adang Ruchiatna dipastikan akan bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta. Pasangan yang diusung Partai Demokrat ini akan dideklarasikan Minggu, 18 Maret 2012.
Dua pasang cagub-cawagub dari parpol dipastikan bertarung di Pilkada DKI Jakarta, yaitu Alex Noerdin-Nono Sampono dan Fauzi Bowo (Foke)-Adang Ruchiatna. Foke harus mewaspadai Alex, karena keduanya berpengalaman menjadi gubernur.