Polisi Barat meyakini JI telah mengubah pola operasinya. Dari model pengeboman berubah menjadi pembunuhan. Targetnya adalah para diplomat Inggris, Australia dan AS.
AS akan membuka basis militer di Australia untuk memantau gerakan terorisme di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Untuk itu, bulan depan AS akan merealisasikan rencana tersebut.