Walaupun memiliki keterbatasan, pria tanpa tangan ini tetap semangat berjualan nasi lemak. Ia terlihat antusias menyambut pembeli dengan senyum di wajahnya.
Dua kali ia menginjak bangku kuliah yakni University of Illinois Urbana-Champaign dan University of Chicago namun gagal. Kemudian, ia memutuskan ke California.
Pilihan menjadi bapak rumah tangga bukan semata lahir dari tuntutan kaum ibu, melainkan kesadaran dan wujud kepedulian para ayah akan masa depan keluarga.
Tiba saatnya terdakwa Jerinx membacakan pledoi atas tuntut jaksa 3 tahun penjara dan denda Rp 10 juta. Jerinx lagi-lagi melontarkan tudingan ke pihak IDI.