Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Banjarnegara mencatat ada 34 kali rentetan gempa dalam tiga hari di area Salatiga dan sekitarnya.
Gempa Taiwan menyebabkan kereta metro sempat berhenti beroperasi. Operator juga melakukan pemeriksaan rel terlebih dahulu hingga kemudian dibuka kembali.
Wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa sudah 21 kali diguncang gempa tektonik dangkal. Pemicu gempa ini diduga dari aktivitas sesar Gunung Merapi dan Merbabu.
Gempa susulan masih terjadi di wilayah Kota Salatiga-Ambarawa hingga Sabtu (23/10) petang. BMKG mencatat terjadi 21 gempa selama 16 jam hingga pukul 18.00 WIB.
Rentetan gempa di Salatiga dan Ambarawa, Jateng, dini hari-pagi tadi dipicu aktivitas sesar Merapi-Merbabu. Apakah berpengaruh ke aktivitas Gunung Merapi?
Rentetan gempa terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa, Jateng, sejak dini hari tadi. Hingga Sabtu (23/10) pukul 12.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 14 gempa.