Puluhan perusahaan ternama dunia, seperti Apple, Nike, Adidas, Uniqlo dan Skechers disebut memiliki pemasok yang memperkerjakan Uighur di China secara paksa.
Pemerintah China membela keberadaan kamp-kamp pendidikan ulang di Xinjiang dan menyatakan akan terus melanjutkan "pelatihan" warga di wilayah tersebut.
Bocoran dokumen rahasia mengungkapkan Pemerintah Xinjiang di China menemukan adanya 23 warga Australia yang harus diawasi dan kini nasibnya belum diketahui.
Petugas dari Australian Border Force (ABF) menahan tiga warga China dan dua warga Malaysia di kawasan perumahan Piara Waters di Perth (Australia Barat).