Fenomena antrean pelamar kerja mencerminkan krisis tenaga kerja di Indonesia. APINDO serukan perlunya reformasi struktural untuk tingkatkan daya saing nasional.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal-I 2025 hanya 4,87%, menurut APINDO. Shinta Kamdani menyebut ini sebagai lampu kuning bagi pemerintah dan masyarakat.