Presiden Prabowo Subianto mengumumkan RAPBN 2027, fokus pada delapan program prioritas. Belanja negara direncanakan Rp 4.097 triliun dengan defisit 2,40% PDB.
Tingkat pengangguran meningkat, terutama di negara berpendapatan tinggi. PBB melaporkan tingginya kecemasan terhadap pengaruh teknologi terhadap pasar kerja.