Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Papua berpotensi untuk memproduksi bahan baku etanol seperti singkong dan tebu.
Menhan Sjafrie mengatakan akan memperkuat pengamanan di tiga wilayah. Tiga wilayah ditetapkan sebagai center of gravity, yakni Papua, Jakarta, dan Aceh.
Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan targetnya bahan baku bioetanol bisa mencapai 300 ribu kiloliter (KL) per tahun.