Militer Iran mengatakan bahwa mereka telah "mempermalukan" AS-Israel dalam perang. Ini disampaikan setelah pengumuman kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Iran memberikan dampak positif terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Perdana Menteri Inggris Keir pada Minggu (14/6) menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang mereka.
Menhan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa pasukan Israel akan tetap berada di wilayah-wilayah yang diduduki di Lebanon, Suriah dan Gaza tanpa batas waktu.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan komitmen negaranya pada kesepakatan itu mulai berlaku saat dokumen telah ditandatangani kedua negara