PT Bio Farma (Persero) sebagai induk holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor farmasi keroyokan memproduksi obat untuk penanganan Corona (COVID-19).
Bio Farma akan produksi vaksin COVID-19 dari The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations sebagai Potential Drug Manufacturer CEPI for COVID-19.
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menyebut bahwa para garda terdepan dan yang tidak mampu secara ekonomi akan dibayarkan vaksinnya oleh Pemerintah.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Uni Emirat Arab (UEA) siap memasok 10 juta dosis vaksin Corona ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tahun 2020.