Setelah terjadi kerusuhan di gedung DPRD dan Pemkab Mojokerto, beredar kabar jika salah satu pelaku kerusuhan, pernah berlatih militer di Afghanistan. Dari sumber di kepolisian, alumnus mujahidin Afghanistan itu yakni, Gus Shon.
Ada ratusan orang di Indonesia yang pernah mendapat pendidikan militer serta ikut bergerilya di Afghanistan dan Mindanao. Namun tidak semuanya pantas dicurigai sebagai orang yang memiliki niat untuk melakukan kekerasan di Indonesia saat ini.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menarik sementara para staf asing dan menutup kantornya di Kandahar, Afghanistan. Ini dilakukan seiring memburuknya situasi menjelang operasi militer besar-besaran NATO.
Polisi Air Polda Metro Jaya menangkap 37 orang imigran gelap asal Afganistan, Selasa (6/4/2010) kemarin. Polisi menduga adanya sindikat penyelundupan manusia yang mengorganisir para imigran tersebut.
Diduga lebih dari 5 mantan relawan Mer-C (Medical Emergency Rescue Committee) ikut diburu polisi dalam penggerebekan teroris di Aceh. Bahkan 2 orang sudah ditangkap.
Dua jenazah teroris yang tewas saat baku tembak dengan petugas di Aceh Besar tiba di kamar jenazah RS Polri dr Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur. Mereka diangkut dua ambulans dan dimasukkan dalam peti matiĀ terpisah.
Ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD Provinsi Jawa Timur, menggelar aksi penolakan kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia. Alasannya, Obama adalah presiden negara penjajah di dunia.
Polisi meyakini bila Jaja alias Umar Yusuf yang tewas ditembak di Aceh adalah pimpinan kelompok terorisme ring Banten. Jaja selama ini menjadi salah satu buruan utama Densus 88.
Kelompok Taliban mengklaim bertanggungjawab atas rangkaian serangan bom bunuh diri di Kandahar, Afghanistan. 30 Orang tewas dalam kejadian ini, termasuk anggota polisi.