Pukul 16.35 WIB, datang mobil pemadam kebakaran. Petugas pemadam langsung beraksi. Api yang membakar mobil Kijang di Jl. HR Rasuna Said itu pun berhasil dipadamkam.
Masyarakat yang sedang melintas di Jl. HR Rasuna Said, Jakarta dikejutkan dengan bunyi ledakan keras. Dorrr! Bom? Bukan. Ledakan itu berasal dari mobil Kijang.
Peledakan bom yang berturut-turut mengguncang Bali, tidak hanya menimbulkan trauma secara psikologis. Hal itu juga berdampak anjloknya industri pariwisata.
Seminggu sudah bom Bali II yang memilukan warga dunia terjadi. Namun, sampai saat ini belum ada satu orangpun yang ditetapkan menjadi tersangka atas peristiwa yang menewaskan 23 orang ini.
1.500 Polisi dikerahkan mengamankan peringatan 3 tahun bom Bali I pada 12 Oktober. Sniper dan anjing pelacak disebar. TNI dan pecalang pun ikut mem-back up.
Terkait dengan dugaan temuan belerang di lokasi ledakan di Cafe Menega, Jimbaran Bali, Kepolisian Daerah Bali terus melakukan penelitian dan pendalaman.