Dua napi asal Aceh yang melarikan diri dari LP Banceuy, Senin (7/4/2008), telah berhasil ditangkap. Keduanya kini dipindahkan ke LP Sukamiskin dan ditempatkan di ruang isolasi.
Kaburnya salah seorang napi kabur dari LP Banceuy, Firmansyah, disesalkan oleh para napi lainnya. Tindakan napi asal Aceh itu dianggap perbuatan konyol.
Untuk menghindari amukan napi dan petugas, Rizal (25), napi LP Banceuy yang berhasil diringkus saat sembunyi di atas plafon akhirnya dipindahkan ke LP Sukamiskin.
Dua napi LP Banceuy yang dikabarkan kabur Senin (7/4/2008), ternyata satu di antaranya belum berhasil ke luar LP, hingga berhasil diringkus saat bersembunyi di atas plafon LP.
Lagi-lagi LP khusus narkoba Banceuy kebobolan. Satu napi sedang membersihkan halaman di luar LP, satu napi lainnya belum diketahui bagaimana cara kaburnya.
Meski alat komunikasi diharamkan masuk LP, namun toh masih saja alat komunikasi seperti HP dimiliki napi. Ke depan setiap LP akan dipasang telepon umum yang bisa disadap.
LP Sukamiskin memperpanjang izin keluar untuk Probosutedjo. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk menjenguk Pak Harto. Juga untuk mempertanyakan orang-orang yang menuduh kakaknya korupsi.
Bisnis sampingan sipir di LP-LP tumbuh subur karena hubungan erat napi dan sipir. Kondisi ini pun mengubah kultur pembina yang harusnya dijalankan sipir menjadi kultur pelayan.