Pemprov DKI akan kembali melakukan uji coba kedua sistem jalan berbayar (Electronic Road Pricing) di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan, M. Akbar, pengetesan akan dilakukan oleh Q-free, perusahaan asal Norwegia.
Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menginginkan agar Pemprov DKI tidak menerapkan tarif ERP secara murah. Hal ini agar ERP bisa optimal mengurai kemacetan di ibukota.
Toko sepatu Brodo yang dirintis oleh Putra Dwi Karunia dan M. Yuka Dwi Harnanda sejak 2010 sangat berkembang. Bila pada awal pembentukannya mereka bahkan tidak terpikir untuk bisa merekrut orang sebagai pegawainya, pelan-pelan usaha mereka ini berkembang.
Pemprov DKI Jakarta sudah mulai menguji coba sistem electronic road pricing (ERP), Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memuji pelaksanaan uji coba sistem jalan berbayar itu yang sudah berjalan dengan baik.
Gate ERP sudah diuji coba di Jalan Sudirman, Jakarta. Penerapan sistem jalan berbayar masih terbentur kendala, salah satunya teknologi perusahaan asal Swedia itu kesulitan membaca pelat nomor kendaraan yang dimodifikasi.
Sosialisasi penerapan program sistem jalan berbayar dinilai masih belum sepenuhnya berhasil membuat masyarakat paham. Menurut Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) saat ini resistensi masyarakat untuk program baru ini masih tinggi.
Laporan seputar uji coba sistem electronic road pricing (ERP) sudah sampai ke tangan Ahok. Ia memuji pelaksanaan uji coba sistem jalan berbayar itu yang sudah berjalan dengan baik.
Penerapan sistem ERP banyak yang berhasil di negara maju. Namun di Hong Kong dan Thailand, sistem jalan berbayar ini ternyata gagal. Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menyarankan Jakarta untuk belajar dari kegagalan tersebut.
Pemprov DKI Jakarta terus menggodok rencana uji coba sistem Jalan Berbayar Elektronik (ERP). Menurut rencana, uji coba disertai pembagian secara acak On Board Unit (OBU) ini akan dilaksanakan 15 Juli 2014