Militer Filipina mengerahkan tambahan ribuan tentara untuk menghancurkan militan Abu Sayyaf. Ini dilakukan setelah 15 tentara Filipina tewas melawan Abu Sayyaf.
Sebanyak 12 tentara Filipina tewas dalam pertempuran melawan kelompok radikal Abu Sayyaf di wilayah Filipina selatan. Korban tewas termasuk seorang letnan muda.
Banyak pemakai narkoba tewas dalam perang antinarkoba Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Namun meski dikecam, Duterte membela kebijakan kontroversialnya itu.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan militer segera menghancurkan kelompok Abu Sayyaf. Seruan ini usai Abu Sayyaf memenggal sandera warga Filipina.