IHSG diperkirakan bisa melemah karena sentimen negatif yang datang dari dalam dan luar negeri. Ancaman krisis BBM subsidi juga akan terasa di pasar modal.
IHSG bergerak datar karena investor cenderung wait and see. Pelaku pasar menanti hasil pertemuan Presiden SBY dan Jokowi di Bali, salah satunya soal BBM bersubsidi.
IHSG diperkirakan mampu menguat terbatas jika melihat sentimen positif yang beredar dari pasar global dan regional. Namun belum adanya kejelasan soal BBM subsidi bisa menghambat laju IHSG.
IHSG diperkirakan mampu kembali menguat pasca keputusan MK yang mengesahkan Jokowi-JK sebagai presiden RI periode berikutnya. Indeks diperkirakan bisa menembus rekor baru.
Hari ini Indeks masih akan melanjutkan kenaikannya coba menguji resistance selanjutnya 5.235. Indeks bergerak di kisaran support 5.131 dan resistance 5.235.