detikNews Clinton Pimpin Tim Tsunami PBB Sekjen PBB menunjuk mantan presiden AS Bill Clinton sebagai pimpinan tim PBB yang menangani penanggulangan bencana tsunami. Rabu, 02 Feb 2005 05:09 WIB
detikNews Habibie Tawarkan Diri jadi Utusan Khusus Pemerintah RI Mantan Presiden BJ Habibie menawarkan diri sebagai utusan khusus pemerintah untuk membicarakan masalah RI dengan Kongres AS. Rabu, 19 Jan 2005 15:41 WIB
detikNews PBB Nilai Ada Salah Paham Soal Fee Bantuan Tsunami PBB membantah meminta komisi untuk menjadi organizer bantuan tsunami. Menurut PBB ada kesalahpahaman soal itu. Jumat, 14 Jan 2005 16:19 WIB
detikNews RI Tolak Gagasan Pembentukan Commission of Expert Pemerintah Indonesia menolak gagasan pembentukan commission of expert untuk membantu menangani kasus pelanggaran HAM berat. Rabu, 10 Nov 2004 18:15 WIB
detikNews 356 Anggota MPR Mangkir Rapat Sebanyak 356 anggota MPR mangkir rapat lanjutan paripurna ketiga. Jumlah itu separuh lebih dari total 550 anggota MPR. Sabtu, 25 Sep 2004 19:58 WIB
detikNews Faried Haryanto, Jaksa yang Pimpin Eksekusi Ayodhya Kepala Kejari Medan Faried Harianto menjanlankan setiap tugas dengan baik. Termasuk ketika harus mengeksekusi Ayodhya Prasad Chaubey. Jumat, 13 Agu 2004 05:01 WIB
detikNews Menlu Myanmar akan Paparkan Soal Suu Kyi di ASEAN Meeting Perkembangan masalah penahanan pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi akan dipaparkan Menlu Myanmar dalam ASEAN Ministerial Meeting besok. Selasa, 29 Jun 2004 20:12 WIB
detikNews Soal Sandera di Irak, Pemerintah Korsel Minta Bantuan Dunia Nasib warga Korsel yang disandera di Irak dan diancam akan dipenggal, belum jelas. Pemerintah Korsel meminta bantuan kerja sama dunia. Selasa, 22 Jun 2004 11:08 WIB
detikNews PBB Desak Warga Irak untuk Terima Pemerintah Interim Warga Irak didesak untuk menerima pemerintah interim baru dan bekerja menyiapkan pemilihan umum. Demikian disampaikan utusan PBB. Rabu, 02 Jun 2004 17:15 WIB
detikNews Ghazi Yawar Presiden Baru Irak Tokoh Sunni, Ghazi Mashal Ajil al Yawar (46), terpilih sebagai presiden baru Irak. Namun terpilihnya Yawar mendapat penolakan dari AS dan PBB. Rabu, 02 Jun 2004 06:43 WIB