Amerika Serikat mulai mengevakuasinya warganya dari Mesir. Tidak adanya hukum, bahkan penjara diserbu membuat pemerintah AS segera mengambil langkah penyelamatan.
Presiden Mesir, Hosni Mubarak, mengirimkan pasukan militer lengkap dengan kendaraan lapis baja ke kota-kota besar di Mesir. Langkah ini dilakukan Mubarak untuk meredam demonstrasi besar-besaran yang menuntut dirinya mundur.