"Artinya, ini ada sesuatu yang tidak matching, kedua petinggi pembantu presiden mengatakan hal berbeda, terus presidennya ke mana?" kata Yandri Susanto.
Hanura meminta polemik antara Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan Kepala Bulog Budi Waseso dilihat sampai akar permasalahan yang sebenarnya.
Menko Perekonomian (Darmin Nasution), Mentan (Amran Sulaiman), Kabulog (Budi Waseso) dan Kepala BPS semuanya juga harus dicopot bersama Mendag," kata Dradjad.
Presiden Jokowi akhirnya turun tangan terkait gaduh gudang penyimpanan beras yang melibatkan Mendag Enggartiasto Lukita dengan Dirut Bulog Budi Waseso.
Membandingkan kapasitas efektif gudang Bulog 3,6 juta ton dan jumlah ketersediaan beras 2,7 juta ton, artinya gudang Bulog bisa diisi beras 1 juta ton lagi.