Pemerintah Malaysia kini mengubah pendekatan mereka dalam menangani masalah narkoba, setelah 40 tahun lebih menerapkan hukuman terberat bagi para pelanggar.
Politikus terkemuka Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan sepakat dengan keputusan PM Mahathir Mohamad untuk mengizinkan Zakir Naik tetap tinggal di Malaysia.
Pemerintah India mengejar Zakir Naik dengan mendorong Interpol menerbitkan red notice. Sementara pihak Malaysia memutuskan tak mendeportasi Zakir Naik.
Anwar Ibrahim juga mengatakan bahwa ulama Zakir Naik harusnya berterima kasih pada pemerintah Malaysia karena masih mengizinkannya tinggal di negeri itu.