Keputusan utama rapat pleno Golkar adalah menunggu hasil praperadilan Ketum Golkar Setya Novanto, yang kini berstatus tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.
Rapat pleno Partai Golkar memutuskan menunjuk Sekjen Idrus Marham sebagai Plt Ketua Umum. Namun status plt ini hanya sementara menunggu praperadilan Novanto.