Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull mengatakan jika Korea Utara melancarkan serangan ke Amerika Serikat, Australia akan bergabung dalam konflik itu.
"Grand launching akan dimulai Desember 2017 seluruh Indonesia akan diproduksi secara massal," kata SVP Direktorat Pengolahan PT Pertamina, Ardhy Mukobombang.
Pihak militer Amerika Serikat dan Korea Selatan langsung berdiskusi untuk menentukan langkah militer yang akan ditempuh terkait peluncuran rudal Korut.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik ke arah Jepang pada Jumat (28/7) tengah malam. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bereaksi keras atas peluncuran tersebut.