Neraca perdagangan Indonesia di Agustus 2016 diprediksi akan kembali surplus. Karena membaiknya harga komoditas perkebunan yang mendominasi ekspor Indonesia.
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Satya Widya Yudha berpendapat, harga gas murah bisa dicapai jika pemerintah melakukan pembenahan kontrak hulu.