Alih-alih membayar uang tebusan seperti yang diminta kelompok peretas, Albera justru menyumbangkan jumlah uang tersebut untuk mendukung riset keamanan siber.
Jika sebelumnya kecerdasan buatan hanya dipandang sebagai alat bantu produktivitas, kini teknologi tersebut justru dipakai oleh pelaku kejahatan digital.
Notepad++ disusupi peretas yang diduga terkait pemerintah China, menyisipkan backdoor. Pengguna disarankan untuk memperbarui ke versi terbaru dari sumber resmi.