Lonjakan kasus campak di Asia Tenggara telah membawa penyakit ini masuk ke Australia, yang bertetangga dengan Indonesia, dan memicu peningkatan kasus di sana.
Nasib pahit dialami raksasa tekstil Sritex di awal 2025. Perusahaan yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah ini resmi menutup total pabriknya Sabtu 1 Maret.