Peneliti Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Bakhrul Fikri, menyebut susu tidak bisa digantikan daun kelor dalam program Makan Bergizi Gratis.
Peneliti Celios, Bakhrul Fikri, menegaskan bahwa susu tidak dapat digantikan daun kelor dalam program Makan Bergizi Gratis karena perbedaan kandungan kalsium.
Kelor memiliki berbagai nutrisi baik untuk kesehatan. Namun, orang dengan kondisi tertentu sebaiknya tak mengonsumsi kelor karena bisa memperburuk kondisi.
Daun kelor menjadi alternatif pengganti susu program makan bergizi gratis. Daun kelor disebut bisa memenuhi kebutuhan gizi yang biasanya didapatkan lewat susu.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan tidak semua anak dalam program makan bergizi gratis dapat susu. Ganti lauknya seperti telur dan daun kelor disiapkan.