"Dari hasil koordinasi dan identifikasi fasilitas umum dan gedung yang mengalami kerusakan itu terdapat beberapa yang sudah dalam proses penggantian," kata Ogi.
Jumlah itu terdiri dari 130 perkara terkait perbankan, 5 perkara pasar modal, 20 perkara sektor asuransi dan dana pensiun, dan 1 perkara lembaga pembiayaan.