Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) sudah di depan mata. Dukungan Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) PAN Amin Rais masih jadi tarik ulur di antara dua kandidat terkuat, Dradjad Wibowo dan Hatta Rajasa.
Meski tak sepenuhnya benar, sumber informasi Ruhut Sitompul soal mantan menteri menunggangi aksi demomstrasi berasal dari Cikeas. SBY tidak hanya menyebut mantan menteri, tetapi juga calon menteri, dan calon yang tidak diajukan partai.
Usulan agar Sri Mulyani dan Boediono nonaktif justru bergulir di kalangan partai pendukung pemerintah sendiri. PAN menyatakan mendukung usulan yang juga pernah disampaikan pendirinya, Amien Rais itu.
Parpol koalisi pendukung SBY-Boediono sepakat mengajukan satu kandidat calon ketua pansus angket Century. Nama sang jagoan akan dimatangkan dalam rapat pimpinan fraksi malam ini.
Fraksi PAN dan Fraksi PPP mendukung terbentuknya Pansus angket Century sebelum reses masa sidang DPR pada 4 Desember. Kedua fraksi ini juga sudah menyiapkan nama-nama anggotanya untuk mengisi jatah kursi di Pansus.
Nama-nama kandidat menteri mulai bermunculan jelang hari pelantikan Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 20 Oktober mendatang. Sebagai partai pendukung koalisi SBY-Boediono, PAN pun sudah mengajukan usulan nama secara resmi kepada SBY.
PAN membantah telah menyelundupkan Ahmad Farhan Hamid dalam Pemilihan pimpinan MPR. Meski merupakan anggota partai matahari biru, keterpilihan Farhan sebagai pimpinan MPR diakui murni tanpa intervensi partai.
Putusan MA tekait pembatalan penghitungan kursi DPR tahap kedua akan mengurangi perolehan kursi partai-partai pendukung SBY-Boediono. Oleh karena itu, posisi partai- partai itu dalam koalisi di pemerintahan nantinya juga akan berkurang.
Putusan MA terkait pembatalan penghitungan kursi DPR tahap dua berimbas pada pengabaian sistem proporsional yang dianut Pemilu di Indonesia. Pola penghitungan yang diperintahkan MA ke KPU menciptakan sistem distrik terselubung.