Menebus rindu makanan Solo sangat pas dilakukan di resto ini. Mau nasi pecel, nasi langgi atau nasi urap, semuanya disajikan apik. Bumbunya sedep miroso, khas Jawa. Serabi Solo yang hangat renyah pinggirnya pun siap jadi pembilas rasa pedas. Mau coba?
Di Maroko, negara Islam bermadzhab Maliki, di negara bagian Afrika Utara berkulit putih, saat malam hari Ramadan, jamuan makan terbagi menjadi empat 'tahap.' Ini menjadi tradisi di setiap keluarga.
Sosis Jerman buatan resto yang satu ini asli buatan sendiri. Ukurannya cukup besar dengan aneka pilihan sosis dan saus yang cukup beragam dan yang pasti memanjakan lidah. Pokoknya jangan ngaku pencinta sosis kalau belum cobain sosis Jerman ala 'Liebe Wurst' ini!
Dulu tempat ini jadi pusat aneka jajan dan kue kering. Kini sudah menjadi resto yang punya andalan makanan sedap. Sebut saja bandeng kuah asam, nasi timbel, mi tek-tek, bakso campur dan mi ayam yang dijamin enak menggoyang lidah!
Jika ditanya soal makanan Makassar yang terlintas dalam benak pastilah coto Makassar. Jangan salah, makanan Makassar tak hanya sekedar coto. Ada pula sop konro, mie titi, nasi goreng merah sampai es pisang ijo yang cocok dijadikan menu makan siang kali ini. Mau?
Harum kuah dan rempah yang kuat dari sop ini bisa bikin selera makan bertambah. Lembutnya daging yang menempel pada tulang kaki yang kinyil-kinyil jadi sensasi asyik tersendiri. Jangan berpikir soal 'dosa' karena makan makanan berlemak, segera tentukan warung pilihan Anda!
Buat yang sedang meriang, badan kurang segar, sup yang satu ini bisa jadi obat mujarab. Kuahnya bening kecokelatan, dengan potongan daging yang kekar namum empuk lembut. Jangan ditanya lagi rasanya. Gurih, segar dan nikmat kagak ade duenye!
Ingin merasakan kelezatan makanan rumah a la Sunda dan Jawa? Di Tangerang ada sebuah rumah makan yang menyediakan segala macam masakan gabungan dari keduanya. Mulai dari aneka pepes, sop, sampai dengan nasi punclut. Hmm..seperti apa sih nasi punclut itu?
Kalau mengaku penggemar iga bakar, sebaiknya cicipi dulu iga yang satu ini. Dahsyatnya, dagingnya empuk, terasa lembut di mulut. Lumuran bumbunya merasuk hingga ke ujung tulangnya. Rasakan gigitan bumbu racikan Balinya yang menggetarkan lidah!