Untuk kesekian kalinya, Priyo Budi Santoso mencipta kontroversi lewat kedekatan tindakannya dengan koruptor. Saat ini publik bertanya, siapakah Priyo sebenarnya, wakil rakyat atau wakil koruptor?
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa mengatakan revisi UU Pilpres tidak perlu dilakukan. Alasannya waktu yang mepet dengan pelaksanaan pemilu 2014 nanti.
Mandeknya pembahasan revisi Undang Undang Pemilihan Presiden di Badan Legislasi DPR rupanya bikin Partai Hanura keder. Sebab, sulit buat Hanura menembus presidential threshold.Maklum saja Hanura sudah mengusung duet Wiranto-Hary Tanoesoedibjo sebagai calon presiden dan wakil presiden. Padahal, capres dan cawapres hanya bisa diusung partai politik atau gabungan partai politik dengan minimal 20 persen kursi di Parlemen atau 25 persen suara nasional.
Kemungkinan besar UU Pilpres batal direvisi. Partai harus mendapatkan 25% suara di Pemilu 2014 jika ingin mengajukan pasangan capres. Lalu bagaimana nasib pencapresan Wiranto-HT yang sudah dideklarasikan?
Fenomena politik akhir-akhir ini sungguh menggelitik. Kesalahan penggunaan istilah "Capres" saja sudah calah kaprah, di mana istilah tersebut seharusnya adalah untuk pasangan calon yang sudah disahkan KPU. Tapi itulah politisi, sikap percaya dirinya lebih mirip arogansi dengan mendahului 'takdir' dari KPU.
Badan Legislasi (Baleg) DPR hari ini mengagendakan pengambilan keputusan terkait usulan Revisi UU Pilpres. Melihat hasil rapat pleno terakhir, maka usulan revisi UU Pilpres dipastikan terancam batal.
PKS mendukung revisi UU Pilpres. Namun mereka ingin revisi selain presidential threshold yang merupakan ambang batas perolehan suara minimal bagi parpol dapat mengajukan jagoan dalam Pilpres 2014.