Menanggapi surat Ibu Anggrainy kepada JNE melalui Suara Pembaca yang telah dimuat di Detik.com, atas nama Manajemen JNE, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh keterlambatan diterimanya paket kiriman tersebut.
Hampir setiap hari saya selalu melakukan pengiriman paket melalui JNE, dan selama itu pula saya tidak pernah dikecewakan dengan pelayanannya. Sehingga toko online saya semakin dipercaya.
Saya membeli baju melalui online shop yang dikirimkan menggunakan jasa pengiriman JNE dengan nomor resi: TGRB300412933412. Menurut JNE paket tersebut sudah diterima oleh seseorang yang bernama Mely.
Saya adalah pedagang online yang mengirimkan pesanan untuk pelanggan di area Jakarta Timur dengan menggunakan jasa JNE pada tanggal 19 Oktober 2012 dan paket ajkan sampai sekitar tanggal 22 Oktober 2012.
Menanggapi surat Bapak Pius Yudono melalui Suara Pembaca yang dimuat di Detik.com, pada 25 Oktober 2012, atas nama Manajemen JNE, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh rusaknya paket kiriman tersebut.
Pada akhir bulan Agustus 2012 yang lalu, saya mengirimkan paket menggunakan jasa JNE Reguler dengan nilai barang sebesar Rp 400.000 dari Jakarta ke Ketapang, Pontianak.
Tanggal 15 Oktober saya mengirimkan paket ke Medan dengan menggunakan layanan JNE Oke dengan waktu pengiriman normal 3-4 hari. Tetapi hingga saat ini paket belum sampai ke tujuan.
Saya seharusnya menerima paket JNE dari Kota Cirebon tanggal 19 Oktober 2012, tapi sampai saat ini paket belum sampai ke tangan saya. JNE di kota saya yang saya hubungi hanya memberikan nama dan telepon kurir yang mengantarkan paket.
Saya ingin mengajukan keluhan mengenai layanan pengiriman barang yang dilakukan oleh JNE terhadap paket yang saya kirimkan ke Yogyakarta pada tanggal 7 Agustus 2012. Paket tersebut berisi 300 undangan pernikahan dan 2 toples kue kering.